BPJS Mandiri Menunggak? Tetap Bisa Berobat Gratis Lewat Program “Berani Sehat” | Idtimes
Breaking News
light_mode
Trending Tags

BPJS Mandiri Menunggak? Tetap Bisa Berobat Gratis Lewat Program “Berani Sehat”

  • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
  • calendar_month Sen, 21 Apr 2025

IDTIMES.co.id.|Palu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi meluncurkan program “Berani Sehat” pada 13 April 2025. Program ini memungkinkan seluruh masyarakat Sulteng mendapatkan layanan kesehatan gratis cukup dengan menunjukkan KTP, tanpa harus memikirkan status aktif BPJS.

Program “Berani Sehat” merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov Sulawesi Tengah, BPJS Kesehatan, dan Dinas Sosial. Tujuannya adalah memastikan tidak ada lagi warga yang terkendala akses kesehatan karena kendala administrasi atau tunggakan iuran BPJS.

Namun, mekanisme pelaksanaannya menjadi pertanyaan di tengah masyarakat, terutama bagi peserta BPJS Mandiri atau yang memiliki tunggakan.

Menurut penjelasan Suci, Frontliner BPJS Kesehatan, program ini tetap menggunakan sistem jaminan dari BPJS Kesehatan, namun dengan skema dukungan dari pemerintah daerah.

“Programnya Pak Gubernur ini bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan Dinas Sosial. Masyarakat yang ingin mengakses layanan kesehatan gratis cukup membawa KTP dan diarahkan ke Dinas Sosial terlebih dahulu,” jelas Suci kepada media ini saat ditemui di “Mall Pelayanan Masyarakat Sulteng Nambaso” di Jodjokodi Convention Center (JCC) Senin, 21 April 2025.

Prosedur Pendaftaran dan Penanganan Tunggakan

Bagi peserta BPJS Mandiri yang memiliki tunggakan, prosesnya tidak langsung serta-merta dihapus. Mereka tetap diwajibkan menyicil tunggakan melalui program Rehabilitasi Iuran Bertahap (Rehab) dari BPJS Kesehatan.

“Peserta datang ke Dinas Sosial untuk verifikasi data. Jika ditemukan tunggakan, peserta diarahkan ikut program cicilan. Minimal harus membayar satu bulan cicilan terlebih dulu,” terang Suci.

Setelah pembayaran cicilan pertama dilakukan, peserta melapor kembali ke Dinas Sosial dengan membawa bukti pembayaran. Dinas Sosial akan mengalihkan status kepesertaan dari BPJS Mandiri menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari pemerintah. Dengan status PBI tersebut, layanan kesehatan bisa langsung diakses tanpa kendala meskipun tunggakan masih ada.

Suci menegaskan bahwa tunggakan tetap menjadi tanggung jawab peserta, namun hal itu tidak akan menghambat pelayanan kesehatan.

“Yang penting sudah ada cicilan pertama. Walau masih ada tunggakan, peserta tetap dilayani di fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Fleksibel dan Tidak Memaksa

Masyarakat tetap memiliki pilihan untuk bertahan sebagai peserta mandiri jika tidak ingin dialihkan ke program bantuan pemerintah. Namun, penting dicatat bahwa peserta bantuan otomatis berada di kelas 3, sedangkan peserta mandiri bisa memilih kelas 1 atau 2.

“Kalau ada masyarakat yang tetap ingin mandiri, tidak masalah. Tapi jika ingin dilayani gratis melalui program Berani Sehat, harus mengikuti alur melalui Dinas Sosial dan bersedia dialihkan ke kelas 3,” jelas Suci.

Program ini juga mencakup layanan kesehatan di Puskesmas dan rumah sakit. Masyarakat cukup menunjukkan KTP saat berobat, bahkan jika sebelumnya belum pernah menjadi peserta BPJS aktif. Di lokasi layanan, petugas akan membantu verifikasi dan proses pendaftaran jika diperlukan.

Penjelasan dari Dinas Sosial

Indar, Frontliner Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah, menegaskan bahwa proses pengalihan kepesertaan BPJS Mandiri ke program bantuan pemerintah tetap dimulai dari Dinas Sosial di tingkat kabupaten atau kota.

“Kalau yang mau beralih dari mandiri ke bantuan pemerintah, harus ke Dinas Sosial kabupaten/kota. Nanti pihak Dinas Sosial yang mengusulkan peralihannya,” jelas Indar.

Ia juga menjelaskan, bahwa warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan mendesak tetap bisa langsung datang ke fasilitas kesehatan seperti Puskesmas atau rumah sakit dengan membawa KTP.

“Kalau untuk keperluan pelayanan kesehatan langsung, cukup bawa KTP saja ke faskes. Di sana ada operator yang akan bantu proses datanya,” katanya.

Untuk proses peralihan kepesertaan, biasanya warga akan dimintai alasan dan urgensinya.

“Biasanya ditanya alasannya. Umumnya karena faktor ekonomi. Nantinya akan disurvei, tapi untuk detil proses seperti surat keterangan miskin saya kurang tahu, itu mungkin tergantung kebijakan di daerah masing-masing,” ungkapnya.

Indar juga menambahkan, meskipun tidak semua prosedur teknis dapat langsung dijelaskan secara rinci, yang pasti Dinas Sosial akan menilai kebutuhan dan urgensi dari setiap permohonan peralihan status tersebut.

Dengan adanya kerja sama lintas lembaga ini, pemerintah daerah berharap akses kesehatan benar-benar dapat dinikmati oleh seluruh warga tanpa hambatan biaya maupun administrasi.***

  • Penulis: 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Personel Polsek Momunu Bantu Evakuasi Petani Tewas Tertimpa Pohon di Perkebunan

    Personel Polsek Momunu Bantu Evakuasi Petani Tewas Tertimpa Pohon di Perkebunan

    • calendar_month Kam, 27 Agu 2026
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Buol – Personel Polsek Momunu bersama aparat Pemerintah Desa Monggonit dan masyarakat bergerak cepat melakukan evakuasi terhadap seorang warga yang meninggal dunia akibat tertimpa pohon di kawasan perkebunan KM 27, Desa Monggonit, Kecamatan Tiloan, Kabupaten Buol, Selasa (25/8/2026). Korban diketahui bernama R (53), warga Desa Momunu, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol, yang sehari-hari berprofesi sebagai petani. […]

  • BGN Kemana? KA SPPG Bagik Payung Selatan 1 Akui Gangguan Distribusi MBG, Sebut Akibat Kendala Teknis,  Keterlambatan Bahan Baku dan Dana Zonk

    BGN Kemana? KA SPPG Bagik Payung Selatan 1 Akui Gangguan Distribusi MBG, Sebut Akibat Kendala Teknis, Keterlambatan Bahan Baku dan Dana Zonk

    • calendar_month Kam, 4 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR—Kepala SPPG Bagik Payung Selatan 1, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, Ilham, mengakui terjadinya gangguan pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyebabkan ribuan penerima manfaat tidak menerima layanan pada Selasa lalu.   Menurut Ilham, terhentinya distribusi bukan disebabkan oleh persoalan pengelolaan dana oleh akuntan, melainkan karena kendala teknis yang terjadi pada pemasok bahan […]

  • Kerja Sama Internasional, PDAM Lombok Timur Bakal Miliki Mesin Pengolah Air Laut Jadi Air Minum

    Kerja Sama Internasional, PDAM Lombok Timur Bakal Miliki Mesin Pengolah Air Laut Jadi Air Minum

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimese.co.id/LOMBOK TIMUR – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur menjalin kerja sama internasional dengan mitra dari Jepang untuk mendukung penyediaan air bersih di wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan sumber air, khususnya kawasan selatan Lombok Timur.   Melalui kerja sama tersebut, Jepang direncanakan akan menghibahkan teknologi pengolahan air laut (desalinasi) beserta mesin pengolahan air […]

  • Pengungkapan 1 Kg Narkoba Dinilai Tertutup, Satresnarkoba Polres Lotim Disorot Publik

    Pengungkapan 1 Kg Narkoba Dinilai Tertutup, Satresnarkoba Polres Lotim Disorot Publik

    • calendar_month Rab, 22 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR — Pengungkapan kasus narkotika seberat 1 kilogram oleh Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lombok Timur menuai sorotan publik.     Sejumlah pihak menilai proses penyampaian informasi terkait kasus tersebut terkesan tertutup dan minim transparansi.   Kasus yang disebut melibatkan seorang terduga bandar narkoba ini menjadi perhatian masyarakat. Namun, hingga beberapa hari setelah […]

  • Bupati Lombok Timur Tegaskan Komitmen: Membantu Masyarakat Adalah Tugas Utama Saya

    Bupati Lombok Timur Tegaskan Komitmen: Membantu Masyarakat Adalah Tugas Utama Saya

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/LOMBOK TIMUR— Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, kembali menegaskan komitmennya dalam melayani masyarakat. Ia menyatakan bahwa membantu warga merupakan tanggung jawab utama sebagai kepala daerah.   Pernyataan tersebut disampaikan di tengah berbagai upaya pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat Lombok Timur, termasuk penanganan musibah dan pemulihan ekonomi warga.   “Membantu masyarakat […]

  • Beroperasi di Perkebunan Oboi, Belum Ada Kajian DLH Akibat Limbah, Galian C Hingga Perusahaan Sponsor TKA China

    Beroperasi di Perkebunan Oboi, Belum Ada Kajian DLH Akibat Limbah, Galian C Hingga Perusahaan Sponsor TKA China

    • calendar_month Sab, 8 Mar 2025
    • account_circle Wahyudin Batalipu
    • 0Komentar

    IDTimes,Bolmong – Dugaan kuat adanya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) makin terang- terangan di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Propinsi Sulawesi Utara. Salah satu titik yang kini menjadi sorotan adalah di kawasan perkebunan Oboi, di mana aktivitas pertambangan ilegal belum mendapat tindakan tegas dari pihak berwenang. Keberadaan PETI di lokasi tersebut tidak hanya mengancam keselamatan […]

expand_less