Hilangnya Adab, Etika Dan Moralitas KUD Perintis: Dari Koperasi Rakyat Menjadi Mesin Perampas Lahan | Idtimes
Breaking News
light_mode
Trending Tags

Hilangnya Adab, Etika Dan Moralitas KUD Perintis: Dari Koperasi Rakyat Menjadi Mesin Perampas Lahan

  • account_circle Wahyudin Batalipu
  • calendar_month Sen, 1 Sep 2025

Idtimes.co.id – Bolmong||Dalam filsafat moral, manusia seharusnya menapaki empat tingkatan moralitas: adab, keadilan, etika, dan cinta. Empat pilar inilah yang menjadi dasar hubungan manusia dengan sesama dan dengan Tuhannya. Namun, kenyataan yang ditunjukkan oleh pengurus KUD Perintis justru mencerminkan ketiadaan nilai-nilai tersebut, ketika mereka mencoba merampas lahan milik sah Asri Mamonto dan mengabaikan hak masyarakat.

 

Lebih parah lagi, kepemimpinan Jasman Tonggi di tubuh KUD Perintis justru bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) koperasi itu sendiri. Dalam Pasal 26 AD/ART, jelas disebutkan bahwa syarat menjadi pengurus koperasi adalah “belum pernah terbukti melakukan tindak pidana apapun.” Namun fakta hukum menunjukkan, berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Kotamobagu Nomor 96/Pid.B/2015/PN Ktg, Jasman Tonggi terbukti melakukan tindak pidana. Artinya, sejak awal kepemimpinannya sudah cacat hukum dan tidak sah menurut aturan koperasi yang mereka buat sendiri.

 

Kalau AD/ART koperasi sudah disahkan notaris, maka dokumen itu bukan sekadar aturan internal, melainkan punya kekuatan hukum yang mengikat seluruh anggota koperasi dan pengurus.

 

AD (Anggaran Dasar) dan ART (Anggaran Rumah Tangga) adalah “konstitusi” koperasi.

Karena disahkan oleh notaris dan dilaporkan ke Kementerian Hukum dan HAM (atau instansi terkait), maka ia menjadi aturan resmi dan sah yang setara dengan akta pendirian badan hukum.

 

Jika pengurus (misalnya Jasman Tonggi) tidak memenuhi syarat yang tertulis di AD/ART, maka pengangkatan atau kedudukannya cacat hukum.

 

Setiap tindakan hukum yang dilakukan oleh pengurus cacat (misalnya menandatangani agreemen dengan investor) bisa dianggap batal demi hukum atau setidaknya dapat dibatalkan karena dilakukan oleh pihak yang tidak sah secara hukum.

 

Adab adalah pondasi moralitas. Ia tercermin dari rasa hormat terhadap hak orang lain, kesopanan dalam bertindak, dan kejujuran dalam bermusyawarah. Tetapi, pengurus KUD Perintis justru menunjukkan kebalikan: tidak menghormati kepemilikan yang sah, bahkan mengingkari pengakuan yang pernah mereka sampaikan di hadapan Dinas ESDM. Hilangnya adab membuat tindakan mereka tampak kasar dan tidak berperikemanusiaan.

 

Keadilan adalah ukuran hubungan yang sehat antar manusia. Siapa pun yang beradab akan menegakkan keadilan, sebab tanpa keadilan masyarakat hancur. Namun, KUD Perintis mencoba memutarbalikkan kebenaran dengan dalih 100 hektar wilayah IUP OP adalah milik mereka. Ini bukan sikap adil, melainkan bentuk perampasan terang-terangan. Mereka menutup mata pada hak orang lain demi kepentingan kelompok bersama investor asing.

 

Etika menuntut manusia untuk berpikir jernih, menimbang benar dan salah, serta bertanggung jawab atas tindakannya. Jika pengurus KUD Perintis memiliki etika, mereka akan menyadari bahwa klaim sepihak atas lahan yang bukan miliknya adalah tindakan amoral yang melanggar hukum dan nurani. Sayangnya, refleksi etis itu lenyap, tergantikan oleh keserakahan. Mereka menempuh langkah-langkah kriminalisasi, diskriminasi, dan mempertontonkan perilaku tidak beretika.

 

Pada puncaknya, moralitas manusia adalah cinta—kasih sayang yang melampaui kepentingan diri sendiri, demi menjaga kemaslahatan bersama. Tetapi bagaimana mungkin cinta hadir jika hak orang lain dirampas? Bagaimana mungkin bicara kesejahteraan koperasi, sementara masyarakat justru dizalimi? Pengurus KUD Perintis jelas gagal sampai pada tangga tertinggi moralitas ini.

 

Dengan mengabaikan adab, keadilan, etika, dan cinta, serta dengan terang-terangan melanggar AD/ART koperasi sendiri, pengurus KUD Perintis telah kehilangan dasar-dasar moralitas sekaligus legalitas. Perampasan lahan Asri Mamonto bukan sekadar konflik kepentingan, melainkan bukti nyata dari runtuhnya nurani kemanusiaan. Jika koperasi seharusnya menjadi wadah kebersamaan, maka KUD Perintis justru menjelma menjadi simbol penindasan, pelanggaran hukum, dan perampasan.

Dix

  • Penulis: Wahyudin Batalipu

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BBM Langka, Bupati Lotim H. Iron Minta Warga Tak Keluar Rumah Jika Bukan Pengusaha, Para Pedagang Mengeluh Tidak Ada Yang Beli Telur di Pasar!

    BBM Langka, Bupati Lotim H. Iron Minta Warga Tak Keluar Rumah Jika Bukan Pengusaha, Para Pedagang Mengeluh Tidak Ada Yang Beli Telur di Pasar!

    • calendar_month Rab, 5 Agu 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR— Sejumlah pernyataan Bupati Lombok Timur dalam beberapa pekan terakhir menjadi perhatian masyarakat.   Pernyataan terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG), keluhan pedagang hingga persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) memunculkan beragam tanggapan di tengah masyarakat.   Sebelumnya, persoalan MBG sempat menjadi sorotan. Di sisi lain, sejumlah pedagang juga mengeluhkan menurunnya aktivitas jual […]

  • Kelangkaan LPG 3 Kg di Lotim Picu Kepanikan Warga, Bupati Haerul Warisin Keluarkan Cemeti Cambuk Tim Satgas Turun Selidiki!

    Kelangkaan LPG 3 Kg di Lotim Picu Kepanikan Warga, Bupati Haerul Warisin Keluarkan Cemeti Cambuk Tim Satgas Turun Selidiki!

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR, 8 April 2026 — Kelangkaan gas LPG 3 kilogram terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, pada Rabu (8/4) pagi.   Kondisi ini memicu keresahan masyarakat yang kesulitan mendapatkan gas bersubsidi untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha kecil.   Berdasarkan pantauan di beberapa desa, termasuk wilayah Suralaga Induk, warga […]

  • Hibah Organisasi di Lotim, Bupati Tegaskan Tidak Ada di Anak Tirikan

    Hibah Organisasi di Lotim, Bupati Tegaskan Tidak Ada di Anak Tirikan

    • calendar_month Jum, 23 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/LOMBOK TIMUR– Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, pemberian hibah kepada organisasi, dilakukan secara adil dan tanpa diskriminasi. Pernyataan tersebut disampaikannya pada Kamis, 23 Januari 2026.   “Ada hibah untuk organisasi, sudah kita berikan. Tidak ada yang saya bedakan,” kata Haerul Warisin.   Ia menekankan bahwa pemberian hibah dilakukan sesuai aturan dan diperuntukkan bagi kepentingan bersama, […]

  • Pemprov Sulteng Dorong OPD Tekan Belanja Demi Jaga Kesehatan Fiskal Daerah

    Pemprov Sulteng Dorong OPD Tekan Belanja Demi Jaga Kesehatan Fiskal Daerah

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Palu, – Efisiensi anggaran kini menjadi indikator penting dalam mengevaluasi capaian kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD), selain tingkat serapan anggaran. Langkah ini dinilai strategis untuk menjaga stabilitas fiskal daerah agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Tengah tetap sehat hingga akhir tahun. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Tengah, Dra. Novalina, M.M […]

  • Ibadah Malam Natal 2024, Kapolres Buol Tinjau Langsung Pengamanan Gereja

    Ibadah Malam Natal 2024, Kapolres Buol Tinjau Langsung Pengamanan Gereja

    • calendar_month Rab, 25 Des 2024
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Buol – Kapolres Buol AKBP Handri Wira Suriyana, S.I.K, M.A.P meninjau langsung pengamanan Ibadah malam Natal 2024 di beberapa Gereja yang ada diwilayah Kota Buol, Selasa malam (24/12/2024). Gereja yang dipantau langsung diantaranya Gereja Bethel, Gereja Pantekosta Gloria, Gereja Alfa Omega, Gereja Eklesia filadelfia, yang berada di Kelurahan Leok I serta Gereja Imanuel yang berada […]

  • Sukses Gelar Kejurnas Grasstrack, Buol Mantapkan Diri sebagai Tuan Rumah Event Nasional

    Sukses Gelar Kejurnas Grasstrack, Buol Mantapkan Diri sebagai Tuan Rumah Event Nasional

    • calendar_month Sel, 7 Jul 2026
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Buol – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Region 5 Putaran 3 Sulawesi Tengah yang digelar di Sirkuit Bumi Pogogul, Kabupaten Buol, berlangsung sukses dan lancar. Kesuksesan tersebut dinilai tidak terlepas dari keterlibatan aktif Pemerintah Daerah Kabupaten Buol bersama seluruh jajaran yang turut berperan dalam memastikan kegiatan berjalan optimal. Asisten III Setda Buol, Wahyu Setyabudi, SH, MH, […]

expand_less