Sekda Lotim Sebut SPPG 262 Unit, Anggaran Gaji Karyawan 29 Milyar dan Belanja Bahan Capai 132 Milyar Setiap Bulan | Idtimes
Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sekda Lotim Sebut SPPG 262 Unit, Anggaran Gaji Karyawan 29 Milyar dan Belanja Bahan Capai 132 Milyar Setiap Bulan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sen, 6 Jul 2026

IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR– Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik memaparkan berbagai dampak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam Dialog Publik bertema “MBG dalam Perspektif Baru: Antara Kepentingan Rakyat atau Beban APBN” yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Selong, Ahad (5/7).

 

Dalam pemaparannya, Juaini Taofik menjelaskan bahwa tujuan utama program MBG adalah meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama bagi peserta didik mulai dari jenjang PAUD, pendidikan dasar hingga menengah, pesantren, balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta masyarakat dari keluarga kurang mampu maupun yang berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

 

Menurutnya, dari perspektif manajemen publik, MBG tidak hanya dipandang sebagai administrasi pemerintahan semata, tetapi merupakan bagian dari administrasi pembangunan yang menuntut orientasi pada solusi, fleksibilitas, serta hasil nyata yang dapat dirasakan masyarakat.

 

“Lombok Timur menjadi salah satu daerah dengan jumlah lokus MBG terbanyak. Karena itu, dampak nyata program ini perlu terus diukur secara ilmiah,” ujarnya.

 

Ia pun mendorong akademisi dan mahasiswa untuk melakukan penelitian mengenai implementasi MBG. Hasil kajian tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan kebijakan pada masa mendatang.

 

Dari sisi ekonomi, Sekda menegaskan bahwa seluruh pendanaan MBG berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

 

Ia mengungkapkan, di Lombok Timur terdapat 262 unit dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah menyerap tenaga kerja lokal. Alokasi anggaran untuk gaji karyawan, pengelola SPPG, dan relawan mencapai lebih dari Rp29 miliar, sedangkan belanja bahan makanan mencapai lebih dari Rp132 miliar setiap bulan.

 

Menurutnya, perputaran anggaran tersebut memberikan trickle-down effect atau efek berganda terhadap perekonomian daerah yang tercermin melalui peningkatan aktivitas ekonomi dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

 

Dari aspek tata kelola pemerintahan, Juaini Taofik menjelaskan bahwa pelaksanaan MBG berada di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bagian dari kewenangan pemerintah pusat. 

 

 

 

Meski demikian, ia menilai pelaksanaan operasional di daerah perlu melibatkan pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota agar pengawasan berjalan lebih efektif.

 

Ia juga menekankan bahwa setiap kebijakan publik harus terbuka terhadap evaluasi.

 

“Karakteristik kebijakan publik yang baik adalah dapat dievaluasi dan disempurnakan. Tidak ada kebijakan yang sejak awal langsung sempurna. Karena itu, kritik dan saran merupakan hal yang wajar dan diperlukan,” katanya.

 

Sementara itu, Senior HMI Muhammad Saleh menilai Program MBG merupakan implementasi konsep welfare state atau negara kesejahteraan, di mana negara berkewajiban memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di bidang pangan.

 

Namun, ia mengingatkan agar pelaksanaan program tidak dilakukan secara tergesa-gesa tanpa didukung sistem yang kuat dan akuntabel. Menurutnya, pemerintah perlu memastikan tata kelola yang baik untuk menjamin efektivitas program.

 

Sebagai alternatif, Muhammad Saleh mengusulkan penguatan kantin sekolah berbasis zonasi desa maupun kecamatan sebagai pusat distribusi makanan bergizi.

 

 

 

 Model tersebut dinilai mampu menjaga higienitas makanan, mempermudah pengawasan, meminimalkan potensi penyimpangan anggaran, serta memastikan manfaat program benar-benar dirasakan peserta didik.

 

Ia berharap mahasiswa dapat terus mengawal implementasi Program MBG agar berjalan transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi sehingga mampu mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

 

Dialog publik yang diinisiasi HMI Cabang Selong tersebut turut dihadiri kalangan akademisi, mahasiswa, dan sejumlah organisasi kemasyarakatan.(Id).

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rekapitulasi Penetapan Hasil Pilkada Serentak 2024, Polres Buol Lakukan Pengamanan

    Rekapitulasi Penetapan Hasil Pilkada Serentak 2024, Polres Buol Lakukan Pengamanan

    • calendar_month Rab, 4 Des 2024
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Buol – Jajaran Polres Buol yang dipimpin Karendal Opsres Kompol Dewa Nyoman Sujendra, SH laksanakan pengamanan Rekapitulasi Hasil Suara Pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur, dan Bupati-Wakil, Selasa (03/12/24) bertempat dikantor KPU Kabupaten Buol. Sebelumnya dalam apel kesiapan Karendal Opsres menyampaikan pesan. Kaopsres Buol AKBP Handri Wira Suriyana, S.I.K, M.A.P sebagai Kaopsres OMP Tinombala 2024 yang menekankan beberapa […]

  • Momen Pakai Baju Loreng, Bupati Lotim Haerul Warisin Ikuti Hari Pertama Kegiatan Retret di Magelang

    Momen Pakai Baju Loreng, Bupati Lotim Haerul Warisin Ikuti Hari Pertama Kegiatan Retret di Magelang

    • calendar_month Sab, 22 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Idtimes.co.Id/Bupati Lombok Timur, H Haerul Warisin, mengikuti kegiatan retret yang dilaksanakan di Magelang, Jawa Tengah, baru-baru ini.   Kegiatan tersebut dihadiri oleh Gubernur, Bupati dan Wali Kota yang sudah di Lantik kemarin. Sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat hubungan antar pejabat serta meningkatkan kualitas kepemimpinan di daerah.   Bupati Haerul Warisin menyampaikan, kegiatan retret ini […]

  • Bahan Pokok dan BBM Kerap Naik dan Kosong, Pemkab Lotim Dinilai Bungkam Saat Masyarakat Menjerit

    Bahan Pokok dan BBM Kerap Naik dan Kosong, Pemkab Lotim Dinilai Bungkam Saat Masyarakat Menjerit

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR– Kenaikan harga bahan pokok yang disertai kelangkaan sejumlah komoditas, termasuk bahan bakar minyak (BBM), kembali menjadi keluhan masyarakat di Kabupaten Lombok Timur.   Kondisi tersebut dinilai semakin membebani warga di tengah tekanan ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.   Sejumlah warga mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari akibat harga kebutuhan pokok yang terus mengalami […]

  • HIPKA Buol Dukung Penguatan Organisasi dan Kolaborasi Bisnis di Muswil HIPKA Sulteng

    HIPKA Buol Dukung Penguatan Organisasi dan Kolaborasi Bisnis di Muswil HIPKA Sulteng

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Palu, – Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) Kabupaten Buol turut ambil bagian dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) HIPKA Sulawesi Tengah dan Forum Bisnis HIPKA Sulteng yang digelar di Hotel Santika, Kota Palu, Sabtu (1/11/2025). Kegiatan yang mengusung tema “Efektifkan Organisasi, Produktifkan Bisnis” ini menjadi ajang penting untuk memperkuat sinergi antar pengusaha KAHMI di seluruh kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah. […]

  • BPBD Lombok Timur Imbau Warga Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan

    BPBD Lombok Timur Imbau Warga Waspadai Peningkatan Intensitas Hujan

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.Co.Id/ LOMBOK TIMUR — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Timur mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai peningkatan intensitas hujan yang telah diprediksi akan terjadi sejak akhir Oktober hingga awal tahun mendatang.   Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Lombok Timur, L. Mulyadi, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi dari BMKG, curah hujan tinggi akan berlangsung mulai minggu ketiga Oktober […]

  • Mahasiswa Desak Kementerian Cabut Izin Distributor Nakal di Wilayah Sakra, Pecat oknum Asisten Acount Eksekutif PT Pupuk Indonesia di Lotim

    Mahasiswa Desak Kementerian Cabut Izin Distributor Nakal di Wilayah Sakra, Pecat oknum Asisten Acount Eksekutif PT Pupuk Indonesia di Lotim

    • calendar_month Ming, 26 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.Id|LOMBOK TIMUR – Sejumlah mahasiswa di Lombok Timur (Lotim) mendesak Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI) untuk mencabut izin distributor pupuk subsidi yang diduga terlibat praktik nakal di wilayah Kecamatan Sakra.   Mereka bersuara disertai dengan tuntutan agar Asisten Akun Eksekutif PT Pupuk Indonesia di Lotim diberhentikan dan Cabut Izin Distributor Nakal Wilayah Kecamatan Sakra.   […]

expand_less