Polemik Kegiatan Wabup, Ketua FBR Lotim Minta Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Bersikap Profesional Jangan Berat Sebelah!
- account_circle Admin
- calendar_month Sen, 8 Jun 2026

IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR— Polemik terkait publikasi dan pemberitaan kegiatan Wakil Bupati Lombok Timur belakangan ini kembali menjadi sorotan.
Sejumlah kalangan menilai terdapat ketimpangan dalam publikasi kegiatan antara Bupati dan Wakil Bupati yang berpotensi memunculkan persepsi kurang harmonis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Forum Bersama Rakyat (FBR) Lombok Timur, Eko Komunikasi, meminta Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Lombok Timur menjalankan tugas secara profesional dan proporsional dalam mempublikasikan seluruh kegiatan pimpinan daerah.
Menurut Eko, perubahan nomenklatur dari Bagian Hum Humas dan Protokol menjadi Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan seharusnya diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan informasi publik yang berimbang, termasuk terhadap kegiatan Bupati maupun Wakil Bupati.
“Jangan sampai ada kesan bahwa salah satu pimpinan daerah lebih ditonjolkan dibandingkan yang lain. Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan harus mampu menjaga komunikasi yang baik serta memberikan ruang publikasi yang proporsional kepada seluruh unsur pimpinan daerah,” kata Eko kepada wartawan, Senin (8/6/2026).
Ia menilai, jika pengelolaan informasi tidak dilakukan secara profesional, maka dapat memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat dan berpotensi mengganggu soliditas pemerintahan.
Eko juga mengingatkan bahwa pasangan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur yang dikenal dengan jargon “SMART” dipilih oleh masyarakat untuk bekerja bersama membangun daerah. Karena itu, seluruh perangkat daerah, termasuk Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, diharapkan mendukung terciptanya suasana kerja yang harmonis.
“Masyarakat tentu berharap pasangan SMART tetap solid dalam menjalankan program pembangunan. Jangan sampai ada pihak-pihak yang justru memunculkan persepsi yang dapat mengarah pada perpecahan,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur sendiri sebelumnya menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan keterbukaan informasi publik serta memastikan seluruh kegiatan pemerintahan dapat tersampaikan kepada masyarakat secara transparan dan berimbang.(Id).
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar