Bupati Lombok Timur Siap Bangun Gedung Wanita Atau Gedung Serbaguna Tempat Rapat, Nikah Hingga Reoni Mantan! Akhir Sayembara Siapa Pemenang
- account_circle Admin
- calendar_month Kam, 11 Jun 2026

IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR– Pemerintah Kabupaten Lombok Timur terus mematangkan rencana pembangunan Gedung Serbaguna yang diproyeksikan menjadi ikon baru daerah.
Memasuki tahapan akhir Sayembara Desain Gedung Serbaguna Tahun 2026, panitia menggelar presentasi karya lima finalis terbaik di Ruang Rapat Bupati Lombok Timur, Rabu (10/6).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, didampingi Sekretaris Daerah Lombok Timur, Muhammad Juaini Taofik.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta sayembara, para arsitek, serta dewan juri yang telah berkontribusi dalam proses perancangan gedung tersebut.
Menurutnya, Lombok Timur saat ini membutuhkan fasilitas publik yang representatif seiring meningkatnya aktivitas sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat.
Ia mengungkapkan bahwa Gedung Wanita yang selama ini digunakan telah dibangun sekitar 30 tahun lalu dan belum pernah mendapatkan rehabilitasi maupun pengembangan secara memadai.
“Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur merencanakan pembangunan gedung serbaguna baru yang tidak hanya megah dan fungsional, tetapi juga mampu mencerminkan identitas budaya daerah,” ujarnya.
Bupati berharap desain yang terpilih nantinya dapat merepresentasikan jati diri daerah sekaligus menjadi simbol kemajuan Lombok Timur.
Ia mencontohkan Kantor Bupati Lombok Timur yang memiliki ciri khas tersendiri karena mengangkat unsur budaya lokal dalam konsep arsitekturnya.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan di Lombok Timur terus bergerak maju, tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi juga menjangkau wilayah perdesaan yang memiliki potensi besar sebagai destinasi pariwisata. Karena itu, transformasi pembangunan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
Sementara itu, Ketua Ikatan Arsitek Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Agus Supriadi, mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Lombok Timur atas penyelenggaraan sayembara tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini memberikan ruang bagi para arsitek untuk berkontribusi secara nyata dalam pembangunan infrastruktur strategis di daerah.
“Antusiasme peserta sangat luar biasa. Tercatat sebanyak 320 peserta mendaftarkan diri dan 117 peserta mengirimkan karya yang berasal dari 15 provinsi di Indonesia. Ini menjadikan sayembara ini sebagai salah satu sayembara arsitektur terbesar dalam skala nasional,” katanya.
Ia menilai tingginya partisipasi tersebut menunjukkan bahwa Lombok Timur memiliki daya tarik tersendiri di kalangan arsitek Indonesia.
Hasil sayembara ini diharapkan mampu melahirkan karya yang menjadi ikon baru di Gumi Patuh Karya serta memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi dan pariwisata.
Berdasarkan perencanaan yang telah disusun, gedung serbaguna tersebut diproyeksikan mampu menampung sekitar 2.000 orang. Kawasan itu juga akan dilengkapi konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH) serta berbagai fasilitas penunjang untuk meningkatkan kenyamanan dan fungsi kawasan secara keseluruhan.
Sebagai organisasi profesi, IAI NTB menyatakan komitmennya untuk terus mendampingi Pemerintah Kabupaten Lombok Timur hingga tahapan pembangunan dapat terwujud dengan kualitas terbaik.
Pada kesempatan yang sama, Ahmad Dewanto Hadi selaku pemrakarsa melaporkan bahwa proses sayembara telah memasuki tahap akhir setelah melalui rangkaian panjang, mulai dari penyusunan studi kelayakan hingga penilaian desain.
“Insyaallah sore hari ini dewan juri akan menetapkan peringkat dari lima kandidat terbaik untuk menentukan juara pertama, kedua, dan ketiga.
Selanjutnya Bapak Bupati selaku juri agung akan memperoleh kesempatan memilih rancangan terbaik yang telah dipresentasikan oleh para finalis,” jelasnya.
Rancangan terpilih selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui penyusunan Detail Engineering Design (DED). Sesuai jadwal, peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan fisik ditargetkan dapat dilaksanakan pada akhir Oktober atau awal November 2026.
Pemerintah juga akan segera melaksanakan lelang konsultan perencana untuk menyusun perencanaan teknis secara detail.
Finalis yang desainnya terpilih diharapkan dapat dilibatkan sebagai penasihat desain agar gagasan awal tetap terakomodasi hingga tahap pelaksanaan.
Pembangunan gedung ini merupakan bagian dari visi dan misi Bupati Lombok Timur untuk menghadirkan fasilitas Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) berskala besar yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Berdasarkan hasil studi kelayakan, mayoritas masyarakat mendukung pembangunan fasilitas tersebut.
Selain menjadi pusat kegiatan masyarakat, gedung ini juga diharapkan mampu menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengelolaan profesional oleh unit khusus yang berkantor di kawasan gedung.
Dewan juri yang terdiri atas Ahmad Dewanto Hadi, Ary Indrajanto, Beni Sabara, Dewa Made Suparsa, serta budayawan Sasak Lalu Malik Hidayat, telah menetapkan lima finalis terbaik yang berasal dari Jakarta, Jakarta Timur, Palembang, Jawa Tengah, dan Surabaya.
Melalui sayembara ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berharap dapat menghadirkan bangunan ikonik yang tidak hanya menjadi pusat kegiatan masyarakat, tetapi juga simbol kemajuan, identitas budaya, dan kebanggaan masyarakat Gumi Patuh Karya.(Id).
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar