Peringatan HARGANAS ke-33 di Morowali, Pemda Gandeng APH dan Lintas Sektor Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 30 Jun 2026

Penandatanganan MoU
IDTIMES.co.id|Morowali – Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 dengan menggelar upacara dan rangkaian kegiatan di halaman Kantor Bupati Morowali, Senin (29/6/2026).
Momentum peringatan tahun ini semakin istimewa dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama sejumlah lembaga dan instansi strategis dalam rangka memperkuat perlindungan serta pemberdayaan perempuan dan anak.
Penandatanganan nota kesepahaman tersebut melibatkan Polres, Kejaksaan, Badan Narkotika Nasional (BNN), Kementerian Agama, lembaga adat, serta Pengadilan Agama. Kerja sama lintas sektor ini diharapkan mampu menghadirkan sistem perlindungan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan bagi perempuan dan anak di Kabupaten Morowali.

PLT Kepala Dinas P3AP2KB Morowali, Nursia.
Plt Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Morowali, Nursia, menegaskan bahwa penandatanganan MoU ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah langkah strategis dan konkret dalam membangun sinergi antarlembaga.
“Penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memperkuat kerja sama antara aparat penegak hukum, lembaga pemerintah, institusi keagamaan, dan lembaga adat dalam upaya perlindungan dan pemberdayaan perempuan serta anak,” ujar Nursia.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting untuk menjawab berbagai persoalan tersebut. Melalui nota kesepahaman ini, seluruh pihak sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam sejumlah bidang strategis, meliputi pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak, pengawasan dan penegakan hukum, pencegahan penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif lainnya, penguatan ketahanan keluarga melalui pendekatan keagamaan, penegakan hukum yang berkeadilan, serta pemberdayaan ekonomi perempuan.
“Peran masing-masing pihak sangat penting. Polres dan Kejaksaan dalam penegakan hukum, BNN dalam pencegahan narkotika, Kementerian Agama dalam penguatan moral dan spiritual, Pengadilan Agama dalam penyelesaian perkara keluarga, serta lembaga adat dalam menjaga norma dan perlindungan hak perempuan dan anak,” jelasnya.
Sementara itu, Dinas P3AP2KB akan terus menjadi garda terdepan dalam pendampingan, edukasi, serta penguatan kapasitas perempuan dan anak di Kabupaten Morowali.

Proses Penandatanganan MoU bersama sejumlah lembaga dan instansi strategis dalam rangka memperkuat perlindungan serta pemberdayaan perempuan dan anak. (foto: istimewa).
Pemerintah Kabupaten Morowali berharap kerja sama yang telah dibangun melalui penandatanganan MoU ini tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan dapat diimplementasikan secara nyata dan berkelanjutan melalui komunikasi, koordinasi, serta komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan.
Peringatan HARGANAS ke-33 menjadi momentum penting untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Dengan keluarga yang kuat, diharapkan akan lahir generasi yang sehat, berkualitas, berkarakter, dan mampu menghadapi tantangan masa depan menuju Indonesia Emas 2045.
“Semoga kerja sama ini menjadi langkah awal yang baik dalam mewujudkan perlindungan dan pemberdayaan perempuan dan anak yang lebih optimal, berkeadilan, dan berkelanjutan di Kabupaten Morowali,” tutupnya. (Tiah Musa)
- Penulis: admin











Saat ini belum ada komentar