Adannya Siswi Sekolah Dasar Meninggal di Pantai, Kisruh Himbauan Study Tour Dikbud Lotim Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Kadis di Evaluasi! | Idtimes
Breaking News
light_mode
Trending Tags

Adannya Siswi Sekolah Dasar Meninggal di Pantai, Kisruh Himbauan Study Tour Dikbud Lotim Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Kadis di Evaluasi!

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kam, 11 Jun 2026

IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR– Polemik terkait surat himbauan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Timur kembali mencuat pasca musibah meninggalnya seorang siswa saat kegiatan di kawasan pantai.

 

 

Sejumlah pihak menilai surat yang diterbitkan dinas tersebut tidak memiliki kekuatan mengikat karena hanya bersifat himbauan tanpa disertai sanksi yang tegas.

 

Ketua Forum Rakyat Bersatu (FRB) Lombok Timur, Eko Rahadi, menilai penggunaan istilah “himbauan” dalam surat tersebut menjadi persoalan utama. Menurutnya, himbauan berbeda dengan perintah yang wajib dilaksanakan.

 

 “Coba dipahami kata himbauan, boleh diikuti boleh juga tidak. Lain halnya dengan perintah,” ujar Eko Rahadi, Kamis (11/6/2026).

 

Eko menegaskan, persoalan bukan terletak pada mandul atau tidaknya kebijakan tersebut, melainkan pada waktu penerbitan surat yang dinilai terlambat.

 

Ia menyebut, tidak sedikit sekolah yang telah mempersiapkan kegiatan, termasuk menyewa armada transportasi, sebelum himbauan itu beredar.

 

 “Bukan mandul. Cuma himbauan itu terlambat edarannya. Kadang sekolah sudah persiapkan sampai sewa busnya. Kalau digagalkan rugi juga. Coba kalau sejak pertengahan tahun ajaran sudah dipermaklumkan,” katanya.

 

Ia juga mendorong Dikbud Lombok Timur untuk mengeluarkan aturan yang lebih tegas apabila memang ingin membatasi atau melarang kegiatan tertentu. Menurutnya, kebijakan yang disertai konsekuensi akan lebih efektif dibanding sekadar himbauan.

 

“Dalam kebijakan itu keluarkan aturan tegas agar ditaati dan punya konsekuensi bagi yang melanggar. Kalau sekadar himbauan, ya wajar terlihat mandul,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Eko meminta agar tidak ada perlakuan yang dianggap diskriminatif terhadap kepala sekolah tertentu menyusul musibah yang terjadi. Jika memang terdapat pelanggaran terhadap ketentuan yang dikeluarkan dinas, maka penindakan harus dilakukan secara adil terhadap seluruh pihak yang terbukti melanggar.

 

 “Kalau memang mau menindak tegas sekolah yang tidak taat aturan, silakan. Jangan menindak satu kepala sekolah yang siswanya mengalami musibah. Tindak semua sekolah yang melanggar himbauan itu agar adil,” ujarnya.

 

Menurutnya, himbauan tanpa sanksi hanya akan menimbulkan kebingungan di tingkat pelaksana. Ia menilai kondisi tersebut membuat kebijakan terkesan tidak memiliki ketegasan.

 

 “Bagaimana tidak mandul, mereka mengeluarkan himbauan tanpa ada sanksi bagi yang melanggar. Namanya juga himbauan, mau diikuti silakan, tidak juga tidak masalah karena sifatnya hanya himbauan, bukan perintah tegas yang mengikat dan punya konsekuensi bagi pelanggar. Dinas seperti main kucing-kucingan saja,” pungkasnya.

 

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur belum memberikan keterangan resmi terkait kritik yang disampaikan tersebut, termasuk mengenai kemungkinan evaluasi terhadap mekanisme penerbitan kebijakan serupa di masa mendatang.

 

Kasus meninggalnya seorang siswa dalam kegiatan di kawasan pantai sebelumnya telah memicu perhatian publik.

 

Selain menjadi duka mendalam bagi keluarga korban, peristiwa itu juga memunculkan perdebatan mengenai standar keselamatan, pengawasan kegiatan luar sekolah, serta efektivitas kebijakan yang diterbitkan oleh pemerintah daerah.(Id).

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSUD Lombok Timur Labuhan Haji Kelebihan Tenaga Kerja, Pendapatan BLUD Dinilai Masih Minim Direktur Menghadapi Tantangan Alam!

    RSUD Lombok Timur Labuhan Haji Kelebihan Tenaga Kerja, Pendapatan BLUD Dinilai Masih Minim Direktur Menghadapi Tantangan Alam!

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR – RSUD Lombok Timur Labuhan Haji menghadapi tantangan dalam pengelolaan sumber daya manusia dan keuangan.   Di satu sisi, rumah sakit disebut memiliki jumlah tenaga kerja yang cukup besar, sementara di sisi lain pendapatan yang dikelola melalui skema Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dinilai masih terbatas.   Direktur RSUD Lombok Timur Labuhan […]

  • Disdukcapil Buol Gandeng DWP Gelar Pelayanan Akta Kelahiran dan KIA “Go To School” di TK/PAUD

    Disdukcapil Buol Gandeng DWP Gelar Pelayanan Akta Kelahiran dan KIA “Go To School” di TK/PAUD

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Buol – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Buol menggandeng Dharma Wanita Persatuan (DWP) melaksanakan pelayanan penerbitan Akta Kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) melalui program KIA Go To School di sejumlah TK/PAUD pada beberapa kecamatan. Program ini merupakan upaya jemput bola untuk memastikan setiap anak di Kabupaten Buol memiliki dokumen kependudukan sejak dini. […]

  • Karang Taruna Angkat Bicara, KOPDes di Desa Waringin Dipertanyakan, Pemdes Dinilai Tidak Dukung Program Presiden

    Karang Taruna Angkat Bicara, KOPDes di Desa Waringin Dipertanyakan, Pemdes Dinilai Tidak Dukung Program Presiden

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR— Keberadaan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) di Desa Waringin, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, menjadi sorotan.      Pasalnya, keberadaan dan perkembangan koperasi tersebut dinilai belum terlihat secara maksimal di tengah dorongan pemerintah pusat untuk memperkuat koperasi desa sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat.   Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan di tengah […]

  • Puluhan Siswa TK dan PAUD Kunjungi Basarnas Palu, Dapat Edukasi Mitigasi Bencana Sejak Dini

    Puluhan Siswa TK dan PAUD Kunjungi Basarnas Palu, Dapat Edukasi Mitigasi Bencana Sejak Dini

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.Id/ PALU– Sebanyak 50 siswa-siswi TK Mutiara Hati dan PAUD Ilmi Amaliyah melakukan kunjungan edukatif ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu, Senin (26/1/2026).      Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program rutin sekolah dalam memberikan pembelajaran langsung kepada anak-anak, khususnya terkait mitigasi bencana sejak usia dini.   Rombongan siswa yang didampingi para guru disambut […]

  • Aliansi Pejuang Honorer Geruduk Kantor DPRD Kabupaten Buol, Ini Tuntutannya!

    Aliansi Pejuang Honorer Geruduk Kantor DPRD Kabupaten Buol, Ini Tuntutannya!

    • calendar_month Sen, 20 Jan 2025
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Buol – Sejumlah massa aksi yang mengatasnamakan Aliansi Pejuang Honorer menggelar demo menuntut beberapa poin yang menjadi atensi terkait rekrutmen pegawai PPPK tahun 2024, di depan gedung DPRD Kabupaten Buol, Senin (20/1/2025). Dihadapan anggota DPRD Kabupaten Buol, massa aksi Aliansi Pejuang Honorer menuntut agar mengusut tuntas mantan caleg tahun 2024 dan pengurus Parpol yang diluluskan […]

  • Polres Buol Lakukan Pengamanan, Pastikan KPU Buol Aman

    Polres Buol Lakukan Pengamanan, Pastikan KPU Buol Aman

    • calendar_month Kam, 23 Jan 2025
    • account_circle 𝘔𝘰𝘩 𝘙𝘪𝘢𝘯𝘴𝘺𝘢𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Buol – Selama Sidang Gugatan di Mahkamah Konstitusi berlangsung, Polres Buol terus melaksanakan Penjagaan di Kantor KPU dengan menempatkan Personel OMP Tinombala 2024 yang dipimpin Padal Iptu Arizal, SH, Kamis (23/01/25). Penjagaan yang dilaksanakan ini dalam rangka mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif diwilayah Kabupaten Buol khususnya ditempat penyelengara Pilkada. Selain melakukan pengamanan, Personil […]

expand_less