Re-akreditasi Lembaga Terlihat Lemah, BP3M Mati Suri! Mahasiswa Pertanyakan Fasilitas dan Mutu Akademik
- account_circle Admin
- calendar_month Sen, 25 Mei 2026

IdTimes.co.id/ LOMBOK TIMUR — Sejumlah mahasiswa Universitas Gunung Rinjani (UGR) mempertanyakan kondisi fasilitas kampus yang dinilai belum mengalami perubahan signifikan selama bertahun-tahun.
Kritik tersebut mencuat setelah mahasiswa menilai sarana penunjang perkuliahan masih jauh dari memadai.
Mahasiswa menyoroti keterbatasan fasilitas kampus, mulai dari minimnya jumlah komputer hingga belum tersedianya proyektor di sejumlah ruang perkuliahan. Mereka menilai kondisi tersebut berdampak pada proses belajar mengajar.
“Kalau alasan fasilitas belum cukup karena keterbatasan anggaran, lalu bagaimana dengan kebutuhan mahasiswa saat ini? Tahun ini saja kampus hanya memiliki sekitar 25 komputer,” ujar Presma UGR Rengga.
Selain persoalan fasilitas, mahasiswa juga menilai mutu akademik kampus mengalami penurunan. Mereka menyoroti keberadaan Badan Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (BP3M) yang dianggap tidak menunjukkan kinerja maksimal.
Menurut Rengga yag mewakili suara sebagian mahasiswa, lembaga tersebut terkesan “mati suri” dan belum mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas akademik maupun tata kelola kampus.
“Re-akreditasi lembaga saat ini terlihat lemah. Kami juga mempertanyakan kinerja BP3M karena mayoritas anggotanya berasal dari dosen FKIP, tetapi hasil kerja mereka belum terlihat jelas,” tambahnya.
Mahasiswa berharap pihak kampus segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap fasilitas dan sistem penjaminan mutu agar kualitas pendidikan di UGR dapat meningkat dan mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kampus UGR belum memberikan keterangan resmi terkait sejumlah kritik yang disampaikan mahasiswa tersebut.(Id).
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar