Tingginya Angka Putus Sekolah dan Kesenjangan Akses Pendidikan, Dikbud Lombok Timur Dinilai Minim Gagasan dan Pikiran!
- account_circle Admin
- calendar_month Kam, 14 Mei 2026

IdTimes.co.id/LOMBOK TIMUR — Tingginya angka putus sekolah serta masih terjadinya kesenjangan akses pendidikan di Kabupaten Lombok Timur menuai sorotan dari kalangan mahasiswa.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur dinilai belum menghadirkan gebrakan maupun gagasan konkret dalam menyelesaikan persoalan tersebut.
Salah seorang mahasiswa di Lombok Timur, Fahmi, menilai kebijakan dan pokok pikiran yang disampaikan Dikbud Lotim masih minim inovasi.
Menurutnya, persoalan pendidikan di daerah tidak cukup diselesaikan dengan program yang bersifat seremonial.
“Masih banyak anak yang putus sekolah dan akses pendidikan di beberapa wilayah belum merata. Namun, sejauh ini kami melihat belum ada langkah yang benar-benar signifikan dari Dikbud,” ujar Fahmi, 14/05/2026.
Ia mengatakan, pemerintah daerah seharusnya lebih serius memperhatikan kondisi pendidikan, terutama bagi masyarakat di wilayah terpencil yang masih mengalami keterbatasan fasilitas maupun akses belajar.
Selain itu, Fahmi juga mendorong Dikbud Lombok Timur untuk lebih terbuka terhadap masukan dari masyarakat dan kalangan akademisi dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang tepat sasaran.
Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik sekolah, tetapi juga pada keberpihakan kebijakan terhadap siswa kurang mampu dan pemerataan tenaga pendidik.
“Pendidikan adalah sektor penting yang menentukan masa depan daerah. Karena itu, diperlukan inovasi dan langkah nyata agar persoalan pendidikan di Lombok Timur bisa teratasi,” tegasnya.(Id).
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar