Oknum Petugas RSUD dr. R. Soedjono Diduga Jual-Belikan Obat ke Tempat Praktik, PLT Direktur Dinilai Lakukan Pembiaran
- account_circle Admin
- calendar_month Rab, 5 Nov 2025

Oplus_131072
IdTimes.co.Id/ LOMBOK TIMUR —Dugaan praktik penyalahgunaan obat kembali mencuat di RSUD dr. R. Soedjono Selong. Seorang oknum petugas rumah sakit diduga kerap menjual obat milik rumah sakit ke sejumlah tempat praktik pribadi milik sesama tenaga kesehatan di lingkungan RSUD tersebut.
Akibat dugaan praktik itu, persediaan obat di rumah sakit kerap kosong saat pasien datang menebus resep. Kondisi ini memicu keluhan masyarakat yang merasa dirugikan oleh lemahnya pengawasan internal.
Salah seorang mahasiswa asal Lombok Timur, Wahyu, mengecam keras adanya dugaan penyelewengan obat tersebut.
“Ini sangat merugikan masyarakat. Ketika pasien datang mengambil obat, sering kali obatnya kosong. Pemerintah dan manajemen rumah sakit harus menindak tegas oknum yang bermain,” ujarnya, Rabu (5/11/2025).
Wahyu juga menilai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr. R. Soedjono Selong terkesan melakukan pembiaran terhadap praktik tersebut.
“Sebagai pimpinan, Plt Direktur harus bertanggung jawab. Jangan sampai masyarakat dirugikan karena lemahnya pengawasan,” tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Plt RSUD dr. R. Soedjono Selong dr. Anjas Moro dan Dinas Kesehatan Lombok Timur belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.
Kasus ini menambah sorotan publik terhadap manajemen pelayanan kesehatan di RSUD dr. R. Soedjono, yang sebelumnya juga dikritik karena penerapan aturan rujukan pasien gawat darurat.(Id).
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar