Wabup Lombok Timur Tekankan Sinergi dan Keuangan Berkelanjutan di Tengah Dinamika Fiskal
- account_circle Admin
- calendar_month Rab, 5 Nov 2025

Oplus_131072
IdTimes.co.Id/ LOMBOK TIMUR –Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menekankan pentingnya sinergi dan penerapan program keuangan berkelanjutan dalam menghadapi dinamika fiskal daerah tahun 2025.
Pesan itu disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi bersama jajaran direksi, manajemen, dan karyawan PT Selaparang Finansial di Aula lantai dua kantor setempat, Rabu (5/11/2025).
Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan apresiasi atas kesempatan berdiskusi dengan jajaran PT Selaparang Finansial. Ia berharap, pertemuan tersebut menghasilkan masukan yang jernih dan berbasis data akurat sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan yang tepat.
“Kami ingin mendengar langsung kondisi di lapangan agar kebijakan yang diambil sesuai dengan data dan tidak terdistorsi,” ujarnya.
Edwin menyoroti kondisi fiskal daerah yang dinilai cukup ekstrem tahun ini, dengan pemotongan Transfer Keuangan Daerah (TKD) hingga Rp229,336 miliar. Meski demikian, ia menjelaskan sebagian dana yang ditarik ke pusat dikembalikan dalam bentuk program Instruksi Presiden (Inpres) seperti revitalisasi sekolah dan infrastruktur publik.
Namun, Wabup mengingatkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lombok Timur masih berada di bawah 15 persen dari total APBD, menunjukkan tingginya ketergantungan terhadap transfer pusat.
“Kondisi ini menuntut kita untuk lebih kreatif dan efisien dalam mengelola keuangan daerah,” tegasnya.
Kepada manajemen PT Selaparang Finansial, Wabup berpesan agar lembaga tersebut fokus pada pembiayaan berkelanjutan dalam perencanaan dan penyaluran investasi untuk tahun 2026.
Menanggapi arahan tersebut, Direktur Utama PT Selaparang Finansial, Iva Nuril Solihan, menyatakan komitmennya untuk memperbaiki kekurangan dan mengoptimalkan target tahun 2025.
“Masih banyak yang perlu kami benahi agar target tahun ini tercapai dan menjadi dasar kuat untuk tahun depan,” ujarnya.
Sementara itu, Komisaris Utama PT Selaparang Finansial, M. Isroi, menegaskan pentingnya arahan Wabup sebagai pedoman dalam menerapkan rencana aksi keuangan berkelanjutan.
“Tujuannya agar PT Selaparang Finansial tetap tumbuh, berkelanjutan, dan aktif mendukung kegiatan sosial serta program lingkungan,” katanya.
Rakor ini menjadi momentum strategis bagi PT Selaparang Finansial dalam menyusun program kerja 2026 yang lebih selaras dengan kebijakan Pemerintah Daerah, khususnya dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah melalui prinsip keuangan berkelanjutan.(Id).
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar