PDAM Lombok Timur Gelar Rapat Dengar Pendapat Bersama DPRD dan LK2T, Bahas Status Plt Dirut dan Akses Data Perusahaan
- account_circle Admin
- calendar_month Rab, 15 Okt 2025

Oplus_131072
IdTimes.Co.Id/LOMBOK TIMUR–Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur menggelar rapat dengar pendapat (hearing) bersama Lembaga Kajian dan Konsultasi Transparansi (LK2T) di kantor DPRD Lombok Timur, Selasa (14/10).
Hearing ini turut dihadiri sejumlah anggota dewan, di antaranya Amrul Jihadi, Mustayib, dan Farouq.
Dalam pertemuan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PDAM, Sopiyan Hakkm, menanggapi permintaan dewan terkait data perusahaan.
Ia menjelaskan bahwa data sudah disiapkan, namun terdapat regulasi yang mengatur bahwa penyampaian data harus melalui Kuasa Pemilik Modal (KPM) dan dilanjutkan oleh Kepala Bagian Ekonomi sebelum sampai ke DPRD.
“Ada regulasi yang mengatur, jadi kami tidak bisa langsung memberikan data. Tapi data sudah kami siapkan dan akan diserahkan sesuai prosedur,” ujar Sopiyan.
Sopiyan juga menyambut baik fungsi kontrol DPRD terhadap perusahaan daerah. Ia menyatakan komitmen untuk mengikuti apapun keputusan bupati, termasuk jika nantinya diterbitkan Peraturan Daerah (Perda) terkait tata kelola PDAM.
Sementara itu, Ketua LK2T Karomi menyoroti posisi Plt Dirut PDAM yang dianggap berpotensi menimbulkan persoalan hukum jika tetap mengambil kebijakan strategis tanpa kejelasan dasar hukum. Ia mendorong agar segera ada kejelasan melalui Perda dan pelaksanaan Permendagri 2024.
“Jika dasar pengangkatan tidak kuat, maka setiap keputusan strategis Plt bisa batal demi hukum. Kami siap menguji hal ini ke PTUN jika perlu,” tegas Karomi.
Karomi juga mengkritisi kondisi perusahaan daerah yang banyak mengalami kerugian meski mendapat suntikan dana APBD setiap tahun. Ia menilai perlu ada pembenahan internal agar daerah tidak terus bergantung pada dana pusat.
“Pemkab harus fokus memperkuat pendapatan asli daerah. Jangan jadikan PDAM dan BUMD sebagai alat politik,” tutupnya.(Id).
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar