Ketua Relawan Prabowo-Gibran NTB Dukung Kejari Tindak Tegas Oknum Pelaku Zalim Maling Rampok Berjamaah Dugaan Korupsi Charomebook di Lombok Timur
- account_circle Admin
- calendar_month Sel, 3 Jun 2025

Oplus_131072
IdTimes.co.Id/LOMBOK TIMUR – Ketua Relawan Prabowo-Gibran Nusa Tenggara Barat (NTB), Sawaludin yang akrab disapa Aweng, menyatakan dukungan penuh terhadap Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Timur dalam mengusut tuntas dugaan kasus korupsi pengadaan perangkat teknologi pendidikan bernama “Charomebook”.
Pernyataan tersebut disampaikan Aweng pada Selasa,3 Mei 2025, menanggapi adanya indikasi kuat penyelewengan anggaran senilai Rp32 miliar yang diduga tidak sesuai spesifikasi serta tidak merata dalam distribusinya ke sekolah-sekolah penerima manfaat di daerah tersebut.
“Mereka orang yang zalim dan rampok itu segera ditangkapkan,” tegas Aweng kepada wartawan.
Ia juga menekankan agar aparat penegak hukum tidak gentar menghadapi pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan kejahatan tersebut.
“Kejari Lombok Timur jangan takut tangkap pelaku rampok. Jika takut, kami yang akan maju,” katanya lantang.
Lebih lanjut, Aweng menyebut bahwa anggaran tersebut sejatinya diperuntukkan bagi peningkatan mutu pendidikan bagi anak-anak di sekolah, bukan untuk dipermainkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Ini uang negara untuk anak-anak, untuk pendidikan di sekolah, bukan untuk para zalim rampok berdasi hitam. Enak sekali mereka,” kecamnya.
Ia juga menyoroti ketidaksesuaian spesifikasi perangkat serta ketimpangan distribusi barang ke sekolah-sekolah penerima. Menurutnya, kondisi ini mengindikasikan adanya penyimpangan serius dalam proses pengadaan.
“Anggarannya Rp32 miliar, speknya tidak sesuai. Sekolah yang menerima juga tidak sesuai jumlah yang didapat Charomebook itu,” jelasnya.
Kasus pengadaan Charomebook ini tengah menjadi perhatian publik di Lombok Timur, dan masyarakat berharap aparat penegak hukum bertindak tegas demi menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap penggunaan dana negara, khususnya di sektor pendidikan.
“Ini maling, perampokan berjamaah dan terstruktur, ZALIM mereka yang terlibat ini, pemerintah menggelontorkan anggaran besar untuk meningkatkan mutu pendidikan kita di lombok timur, kenapa tega mereka melakukan ini, harus di tangkap dan adili , saya dukung kejaksaan lombok timur mengungkap kasus ini dengan sejelas jelasnya, jangan takut, rakyat ada bersama anda,” Tandasnya.(Id).
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar