Nyawa Menjadi Taruhan, Insentif Staf Penanggulangan Bencana BPBD di Lotim Kerab Tak Cair!
- account_circle Admin
- calendar_month Jum, 14 Mar 2025

Idtimes.co.id/LOMBOK TIMUR – Setiap kali staf Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turun ke lapangan untuk menangani bencana, insentif yang menjadi hak mereka kerap tidak diberikan tepat waktu, bahkan sering kali tidak dibayarkan sama sekali.
Hal ini memicu keluhan dari para staf terkait dengan sistem pembayaran yang tidak transparan dan ketidakpedulian dari pihak pimpinan BPBD.
Padahal mereka bekerja tidak kenal waktu dan bahkan nyawa pun terancam ketua ada terjadi bencana di masyarakat. Hal ini perlu menjadi perhatian bagi mereka dari pemerintah Daerah Lombok Timur.
Beberapa staf BPBD yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa kelambanan dalam pembayaran insentif ini sudah menjadi masalah rutin.
Mereka juga mengeluhkan lambannya respon dari Kalak BPBD dalam menyelesaikan persoalan ini.
Mereka merasa bahwa hak mereka yang sudah diusahakan di lapangan tidak mendapatkan perhatian yang cukup dari pihak berwenang.
Salah satu staf yang ditemui mengungkapkan, “Kami sudah bekerja keras di lapangan saat terjadi bencana, namun insentif kami sering terlambat dibayar, bahkan ada yang sampai tidak dibayar sama sekali. Ini sangat mengganggu motivasi kami untuk terus bekerja dengan baik,” Katanya.14/03/2025.
Berita yang beredar di kalangan staf BPBD kini menunjukkan bahwa beberapa staf berencana untuk menggelar demonstrasi guna menuntut hak mereka yang sering terlambat atau bahkan tidak terbayarkan.
Mereka berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian serius terhadap masalah ini dan segera menuntaskan permasalahan yang sudah berlangsung cukup lama.
Menurut pengamatan, insentif bagi staf penanggulangan bencana sangat penting sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja keras mereka yang langsung terlibat dalam penanggulangan bencana alam.
Tanpa adanya insentif yang jelas dan tepat waktu, dikhawatirkan hal ini akan mengurangi semangat mereka dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan yang sangat krusial ini.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kelag BPBD Lombok Timur belum memberikan tanggapan resmi terkait dengan permasalahan ini.
Namun, masyarakat dan pihak terkait berharap masalah insentif ini dapat segera diselesaikan agar staf BPBD dapat bekerja dengan tenang dan lebih optimal dalam menghadapi berbagai bencana yang ada.(ID).
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar