Tingginya Angka Putus Sekolah dan Kesenjangan Akses Pendidikan, Presma UGR; Kinerja Dikbud Lombok Timur Perlu di Surati Ke Malaikat!
- account_circle Admin
- calendar_month Sab, 16 Mei 2026

IdTimes.co.id/LOMBOK TIMUR — Tingginya angka putus sekolah serta masih adanya kesenjangan akses pendidikan di Kabupaten Lombok Timur menuai sorotan dari kalangan mahasiswa.
Presiden Mahasiswa Universitas Gunung Rinjani (UGR) menilai kondisi tersebut menjadi indikator perlunya evaluasi serius terhadap kinerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) setempat.
Presiden Mahasiswa UGR, Rengga, mengatakan persoalan pendidikan di Lombok Timur hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan secara maksimal.
Menurutnya rengga, masih banyak anak usia sekolah yang tidak dapat melanjutkan pendidikan akibat faktor ekonomi, minimnya fasilitas, hingga keterbatasan akses di sejumlah wilayah terpencil.
“Fenomena tingginya angka putus sekolah ini tidak boleh dianggap biasa. Pemerintah daerah, khususnya Dikbud Lombok Timur, harus hadir dengan solusi nyata dan kebijakan yang tepat sasaran,” ujarnya,16/05/2026.
Ia menilai, lemahnya pemerataan akses pendidikan menjadi salah satu penyebab terjadinya ketimpangan kualitas sumber daya manusia di daerah. Karena itu, pihaknya meminta Kepala Dinas Dikbud Lombok Timur lebih responsif dan serius menangani persoalan tersebut.
“Kadis Dikbud perlu digedor agar lebih peka terhadap kondisi pendidikan masyarakat. Jangan sampai persoalan ini terus berlarut tanpa langkah konkret,” tegasnya.
Selain itu, Presma UGR juga mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat program bantuan pendidikan, memperbaiki infrastruktur sekolah, serta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak yang berpotensi putus sekolah.
Ia berharap seluruh pihak, mulai dari pemerintah, sekolah, hingga masyarakat, dapat bersama-sama membangun sistem pendidikan yang lebih merata dan inklusif di Lombok Timur.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan tersebut.(Id).
- Penulis: Admin











Saat ini belum ada komentar