Kontraktor Proyek Puskesmas Boilan Diduga Abaikan K3 dan Halangi Wartawan Saat Meliput | Idtimes
Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kontraktor Proyek Puskesmas Boilan Diduga Abaikan K3 dan Halangi Wartawan Saat Meliput

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 19 Nov 2025

IDTIMES.co.id.|Buol – Proyek Pembangunan Penambahan Ruang/Gedung Pelayanan Kesehatan Puskesmas Boilan Kecamatan Tiloan Kabupaten Buol Tahun anggaran 2025 kembali menuai sorotan setelah ditemukan dugaan kuat bahwa kontraktor pelaksana tidak mematuhi standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Pemantauan media di lokasi, pada Selasa (18/11) menunjukkan bahwa para pekerja sama sekali tidak menggunakan alat pelindung diri seperti helm proyek, rompi keselamatan, sepatu safety, maupun full body harness, padahal sebagian aktivitas kerja dilakukan pada ketinggian lebih dari 1,8 meter.

Kondisi ini jelas melanggar sejumlah aturan resmi, di antaranya UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, Permenaker No. 5 Tahun 2018 tentang K3 Lingkungan Kerja, serta Permen PUPR No. 21 Tahun 2019 terkait Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) yang mewajibkan penggunaan APD sesuai risiko pekerjaan.

Sebagai informasi, melansir data LPSE, Pekerjaan Konstruksi yang dilelang melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Buol dimenangkan oleh CV. ARG, dengan pagu anggaran Rp. 2.442.551.000,00 dikerjakan dengan kurun waktu selama 150 hari kerja sejak pelaksanaan.

Saat dilokasi, Pengawas Proyek (I) menyebutkan bahwa pekerjaan yang dimulai sejak Agustus telah mencapai 70 persen dan ditargetkan selesai tepat waktu.

Namun, ketika wartawan mencoba mengambil dokumentasi di area proyek, pengawas tersebut justru menghalangi dengan nada keras. “Saya larang ambil foto di sini!”, tindakan yang tidak hanya dinilai tidak pantas, tetapi juga berpotensi melanggar UU Pers No. 40 Tahun 1999 yang menjamin kebebasan pers serta hak jurnalis dalam memperoleh informasi.

Sementara itu, A selaku kontraktor proyek memberikan alasan bahwa APD untuk pekerja sebenarnya telah disediakan berulang kali, tetapi sering hilang atau dibawa pulang oleh pekerja.

“Kalau untuk APD-nya, pekerja sudah beberapa kali kami belikan helm, rompi, sepatu dan lainnya. Cuma pekerja sering sekali kasih hilang. Terkadang juga ada yang bawa pulang ke rumahnya dan tidak dibawa kembali ke proyek. Tapi kami siapkan kembali, Pak,” ujar Kontraktor (A) via WhatsApp kepada media, Selasa (18/11/2025).

Meski demikian, dalih tersebut tidak menghapus tanggung jawab kontraktor, karena sistem K3 menuntut bukan hanya penyediaan APD, tetapi juga pengawasan ketat agar APD wajib digunakan setiap hari oleh seluruh pekerja.

Berdasarkan kondisi lapangan, terdapat beberapa jenis pelanggaran K3 yang dapat diidentifikasi, antara lain pelanggaran kewajiban penggunaan APD, kelalaian dalam pengawasan keselamatan, tidak diterapkannya Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK), serta pelanggaran keselamatan kerja pada pekerjaan di ketinggian tanpa penggunaan full body harness.

Selain itu, tindakan pengawas proyek yang menghalangi wartawan juga menambah daftar pelanggaran dengan indikasi pembatasan kerja jurnalistik yang bertentangan dengan undang-undang yang berlaku.

Dugaan pengabaian keselamatan ini diharapkan mendapat perhatian serius dari pihak terkait agar tidak menimbulkan kecelakaan kerja maupun konflik lebih lanjut.

Proyek pembangunan fasilitas kesehatan seharusnya menjadi contoh penerapan standar keselamatan yang baik, bukan justru memperlihatkan kelalaian yang dapat membahayakan para pekerja dan menghambat transparansi publik.

Hingga berita ini naik dan dikonfirmasi oleh media, tidak ada tanggapan dari Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Puskesmas Boilan terkait temuan tersebut.***

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FGD Presisi Indonesia Ungkap Tingkat Kepuasan Publik terhadap BUMD, PDAM Lotim Dipimpin Sopyan Menempati Peringkat Pertama Capai 41 Persen Kepuasan

    FGD Presisi Indonesia Ungkap Tingkat Kepuasan Publik terhadap BUMD, PDAM Lotim Dipimpin Sopyan Menempati Peringkat Pertama Capai 41 Persen Kepuasan

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/LOMBOK TIMUR – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur mencatat tingkat kepuasan masyarakat tertinggi dibandingkan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) lainnya di Kabupaten Lombok Timur.   Capaian tersebut terungkap dalam hasil survei yang dipaparkan pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Presisi Indonesia yang berlangsung di Syariah Lombok Hotel, Selong, Rabu (17/6/2026).   FGD bertajuk […]

  • Wagub Sulteng: Perbedaan Iman Bukan Penghalang Bersatu Melawan Narkoba

    Wagub Sulteng: Perbedaan Iman Bukan Penghalang Bersatu Melawan Narkoba

    • calendar_month Sen, 13 Jul 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Palu – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan tokoh agama dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba dan dekadensi moral. Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber pada kegiatan Gereja Protestan Indonesia Donggala (GPID) bersama Gereja Bagian Mandiri (GBM) GPID dan anggota Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia […]

  • Musorkab ke 2 KONI, Bupati Buol Beri Semangat Peserta Majukan Olahraga di Daerah

    Musorkab ke 2 KONI, Bupati Buol Beri Semangat Peserta Majukan Olahraga di Daerah

    • calendar_month Sab, 27 Des 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Buol – Bupati Buol, H.Risharyudi Triwibowo MM membuka acara Musyawarah Olahraga Kabupaten Ke 2 (Musorkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Musorkab tersebut digelar di gedung srikandi Kulango Sabtu (27/12/2025). Dalam acara tersebut sekaligus dilakukan pemilihan pengurus KONI Buol Periode 2026-2030. “Saya atas nama pribadi dan Pemkab Buol mengucapkan terima kasih kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia […]

  • Musrenbang Momunu, Wabup Buol Tegaskan Pengelolaan Anggaran Harus Disiplin dan Berdampak

    Musrenbang Momunu, Wabup Buol Tegaskan Pengelolaan Anggaran Harus Disiplin dan Berdampak

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Buol – Wakil Bupati Buol Dr. Nasir Dj. Daimaroto, SH., MH, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Momunu dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Buol Tahun 2027, bertempat di BPU Kantor Desa Lamadong II, Kamis, (5/3/2026). Dalam sambutannya, Camat Momunu, Syafruddin Tarakal, SH memaparkan gambaran umum wilayahnya yang memiliki […]

  • Proyek Pembangunan Jamban Sekolah di Buol Disorot: Tanpa Papan Informasi dan APD

    Proyek Pembangunan Jamban Sekolah di Buol Disorot: Tanpa Papan Informasi dan APD

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Buol – Sejumlah proyek pembangunan jamban di beberapa sekolah SD dan SMP di wilayah Kecamatan Gadung dan Tiloan, Kabupaten Buol, menjadi sorotan publik. Pasalnya, proyek tersebut berjalan tanpa memasang papan informasi proyek dan tanpa penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) oleh para pekerja. Kondisi ini memunculkan dugaan pelanggaran terhadap aturan transparansi dan keselamatan kerja. Berdasarkan pantauan […]

  • Inspektorat Serahkan Hasil Audit Lima Desa, Kejari Lotim Sebut Baru Tahap Konsultasi Belum Secara Resmi Atau Bersurat

    Inspektorat Serahkan Hasil Audit Lima Desa, Kejari Lotim Sebut Baru Tahap Konsultasi Belum Secara Resmi Atau Bersurat

    • calendar_month Jum, 19 Jun 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTiemes.co.id/ LOMBOK TIMUR– Kejaksaan Negeri Lombok Timur menyatakan hingga saat ini belum menerima secara resmi hasil audit Inspektorat terhadap lima desa yang sebelumnya disebut telah diserahkan untuk ditindaklanjuti.   Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Lombok Timur, Tiyo, mengatakan pihak Inspektorat memang telah melakukan koordinasi dan konsultasi terkait hasil audit tersebut. Namun, penyerahan secara formal melalui […]

expand_less