Ormas Pemuda Berani Sulteng Siap Dukung Rencana Gubernur Bentuk Satgas Khusus | Idtimes
Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ormas Pemuda Berani Sulteng Siap Dukung Rencana Gubernur Bentuk Satgas Khusus

  • account_circle π˜”π˜°π˜© π˜™π˜ͺ𝘒𝘯𝘴𝘺𝘒𝘩
  • calendar_month Sab, 17 Mei 2025

IDTIMES.co.id.|Palu – Organisasi masyarakat (ormas) sipil Pemuda Berani Sulawesi Tengah menyatakan dukungan terhadap rencana Gubernur Sulawesi Tengah untuk membentuk satuan tugas (satgas) khusus yang akan menangani persoalan krusial seperti penambangan ilegal, kerusakan lingkungan, pembalakan liar, serta pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan gas.

Inisiatif ini dinilai penting untuk menghentikan kebocoran kekayaan negara dan mengatasi masalah sosial-ekologis yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Penambangan Ilegal Masif dan Tak TerkendaliΒ 

Dalam siaran pers yang dirilis oleh inisiator Pemuda Berani Sulteng, Moh. Jabir, dijelaskan bahwa penambangan ilegal di Sulawesi Tengah telah terjadi secara masif dan berlangsung tanpa kendali.

Pemerintah dinilai kurang memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini, yang diperparah oleh lemahnya tindakan penegakan hukum dari aparat terkait.

β€œLedakan jumlah penduduk yang tidak diimbangi dengan penyediaan lapangan kerja mendorong banyak orang terjun ke aktivitas tambang ilegal. Sayangnya, tindakan ini tidak dibarengi dengan pengawasan dan penindakan hukum yang tegas,” ujar Jabir.

Jabir menambahkan, terdapat indikasi kuat keterlibatan sejumlah oknum penegak hukum dan pihak-pihak yang berkepentingan dalam melindungi aktivitas tambang ilegal.

Alhasil, para pelaku merasa bebas menjalankan usahanya tanpa khawatir terkena jerat hukum.

Kerugian Negara Capai Rp100 Miliar per BulanΒ 

Dalam lima tahun terakhir, dari 2020 hingga 2025, aktivitas penambangan ilegal diperkirakan menyebabkan kerugian negara hingga Rp100 miliar setiap bulannya.

Lokasi paling mencolok dari aktivitas ini adalah di Kelurahan Poboya, Kota Palu, yang disebut-sebut beroperasi di balik kontrak karya milik PT Citra Palu Mineral dan keterlibatan PT AKM.

Meski tidak memiliki Izin Usaha Pertambangan (IUP), perusahaan-perusahaan tersebut tetap menjalankan aktivitas penambangan karena memiliki afiliasi dengan pemilik alat berat dan diduga mendapat perlindungan dari pihak tertentu.

Selain Poboya, penambangan ilegal juga marak terjadi di Parigi Moutong, Buol, Tolitoli, Morowali, dan Poso.

Di daerah-daerah ini, aktivitas tambang dilakukan oleh kelompok yang memiliki jaringan kuat dengan oknum aparat maupun tokoh masyarakat setempat, sehingga aparat penegak hukum kesulitan melakukan tindakan.

Kerusakan Lingkungan dan Infrastruktur MeningkatΒ 

Tak hanya menyebabkan kerugian finansial, penambangan ilegal juga berdampak serius terhadap kerusakan lingkungan dan infrastruktur.

Moh. Jabir menyoroti bahwa jauh sebelum era kepemimpinan Anwar Hafid dan Reni Lamadjido, kerusakan jalan dan kawasan hutan meningkat tajam.

β€œSepanjang jalan Palu–Donggala, kita bisa lihat dampak dari pengelolaan tambang yang semrawut. Bahkan yang mengantongi izin pun tetap membawa dampak buruk bagi warga,” katanya.

Ia mencatat terdapat sekitar 32 titik kerusakan jalan di rute tersebut, dengan lima kali kejadian putusnya akses jalan akibat banjir bandang yang berasal dari wilayah hulu yang rusak.

Penegakan Hukum Masih Lemah dan Terindikasi Ada Pembiaran

Pemuda Berani Sulteng juga menilai bahwa pembiaran terhadap aktivitas tambang ilegal merupakan bentuk perlindungan terhadap kejahatan.

Dalam siarannya, mereka mengutip Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Kepolisian Republik Indonesia.

Dalam Pasal 2 dan Pasal 5, ditegaskan bahwa fungsi kepolisian adalah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menegakkan hukum.

β€œKalau penegakan hukum tidak dilakukan, maka wajah hukum menjadi buram. Pembiaran berarti pelanggaran terhadap mandat institusi negara,” ujar Jabir.

Ia menegaskan bahwa kontribusi sektor pertambangan terhadap pendapatan daerah menjadi nihil akibat praktik ilegal ini.

Selain itu, risiko bencana seperti longsor, banjir, hingga jatuhnya korban jiwa menjadi ancaman nyata bagi masyarakat di sekitar lokasi tambang.

BBM Ilegal dan Kelangkaan LPG Perlu DiawasiΒ 

Selain isu tambang, Pemuda Berani Sulteng juga menyoroti peredaran BBM dan kelangkaan gas elpiji 3 kg yang sering terjadi di berbagai wilayah Sulawesi Tengah.

Jabir menduga adanya praktik penyelewengan dalam distribusi BBM oleh para pialang dan oknum tertentu.

β€œKami melihat ada indikasi permainan oleh kelompok yang menguasai distribusi minyak dan gas, termasuk manipulasi laporan perusahaan mengenai suplai BBM guna menutupi biaya-biaya tak resmi,” ujarnya.

Ia juga menilai kelangkaan LPG 3 kg yang terus berulang harus menjadi perhatian serius pemerintah provinsi.

Dukungan terhadap Pembentukan Satgas oleh Gubernur

Sebagai respons terhadap situasi tersebut, Pemuda Berani Sulteng menyatakan mendukung penuh langkah Gubernur Sulawesi Tengah untuk membentuk satuan tugas yang khusus menangani permasalahan sumber daya alam dan pengawasan energi.

β€œSatgas ini sangat penting dan mendesak karena sifatnya yang krusial. Tidak hanya untuk menghentikan kebocoran kekayaan negara, tapi juga untuk mengatasi akar persoalan yang dihadapi masyarakat Sulawesi Tengah,” ujar Jabir.

Menurutnya, keberhasilan satgas ini akan bergantung pada keberanian politik dan ketegasan penegakan hukum.

Ia mendorong agar satgas tidak hanya menjadi simbol, tetapi bekerja nyata dengan melibatkan masyarakat sipil, akademisi, dan lembaga pengawas independen.***

  • Penulis: π˜”π˜°π˜© π˜™π˜ͺ𝘒𝘯𝘴𝘺𝘒𝘩

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Dinkes P2KB Tojo Una-una Gelar Rakor Sinergi Lintas Sektor

    Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Dinkes P2KB Tojo Una-una Gelar Rakor Sinergi Lintas Sektor

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|TOUNA– Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P2KB)Tojo Una-Una menggelar rapat koordinasi (Rakor) yang berfokus pada sinergi lintas sektor, Kamis (5/2/2026), di ruang rapat kantor Dinas Kesehatan P2 KB. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memacu peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di seluruh wilayah Tojo Una-Una. Rakor ini menjadi momentum penting untuk untuk menyatukan visi […]

  • Kadikes Lotim Angkat Bicara Terkait Tidak Adanya Pembagian Obat di Posyandu!

    Kadikes Lotim Angkat Bicara Terkait Tidak Adanya Pembagian Obat di Posyandu!

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/LOMBOK TIMUR –Kegiatan posyandu di wilayah Lombok Timur kembali menjadi sorotan masyarakat setelah sejumlah warga mengeluhkan tidak adanya pembagian obat dalam agenda posyandu yang digelar bersamaan dengan pemeriksaan kesehatan lansia.Β      Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, H. Fathurrahman menegaskan bahwa posyandu bukanlah tempat untuk pengobatan massal, melainkan bertujuan untuk melakukan pemeriksaan […]

  • Aroma Kasturi Makin Kuat Sampai ke KSB Bersinergi Perkuat Kendalikan Inflasi Regional

    Aroma Kasturi Makin Kuat Sampai ke KSB Bersinergi Perkuat Kendalikan Inflasi Regional

    • calendar_month Kam, 30 Jul 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    IdTimes.co.id/LOMBOK TIMURβ€” Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi regional.Β      Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Capacity Building Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumbawa Barat ke Kabupaten Lombok Timur dengan tema β€œMemperkuat Kapasitas dan Sinergitas Antar Daerah”.   Kegiatan yang berlangsung […]

  • Staf Ahli Hukum dan Politik Buol Minta Warga Bijak Bermedsos dan Utamakan Tabayyun

    Staf Ahli Hukum dan Politik Buol Minta Warga Bijak Bermedsos dan Utamakan Tabayyun

    • calendar_month Sab, 12 Sep 2026
    • account_circle π˜”π˜°π˜© π˜™π˜ͺ𝘒𝘯𝘴𝘺𝘒𝘩
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id |BUOL – Pemerintah Daerah Kabupaten Buol melalui Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik menyampaikan himbauan penting kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Buol agar senantiasa bijak, baik, dan benar dalam memanfaatkan keterbukaan informasi serta kemudahan bermedia sosial. Masyarakat diminta untuk tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya serta selalu melakukan pengecekan atau konfirmasi (tabayyun) […]

  • Kepala BNN Cirebon Kombes Tunggul Pastikan Sopir Bus Bebas Narkoba untuk Keamanan Perjalanan Jelang Mudik

    Kepala BNN Cirebon Kombes Tunggul Pastikan Sopir Bus Bebas Narkoba untuk Keamanan Perjalanan Jelang Mudik

    • calendar_month Kam, 27 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Idtimes.co.id/Cirebon – Dalam rangka menjamin keamanan dan keselamatan perjalanan mudik Lebaran, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon melaksanakan kegiatan pemeriksaan angkutan mudik di dua terminal utama di Cirebon, yakni Terminal Harjamukti, Kota Cirebon, dan Terminal Ciledug, Kabupaten Cirebon.Β    Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala BNN Kota Cirebon, Kombes Pol. Tunggul Sinatrio, S.I.K., M.H., ini […]

  • Di Hadapan DPR RI, Gubernur Sulteng Dorong Revisi UU Pemda dan Perbaikan Skema DBH

    Di Hadapan DPR RI, Gubernur Sulteng Dorong Revisi UU Pemda dan Perbaikan Skema DBH

    • calendar_month Rab, 30 Apr 2025
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    IDTIMES.co.id.|Jakarta – Gubernur Sulawesi Tengah, Dr.H.Anwar Hafid,M.Si mendorong dilakukannya revisi terhadap Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Menurutnya, penguatan peran gubernur sebagai kepala daerah sekaligus wakil pemerintah pusat di daerah belum berjalan optimal. Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Dr.Anwar Hafid dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI di […]

expand_less